BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS
Tampilkan postingan dengan label GANGGUAN ELIMINASI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label GANGGUAN ELIMINASI. Tampilkan semua postingan

Kamis, 03 Juni 2010

GANGGUAN ELIMINASI (TERAPI ENURESIS)

Saat ini terapi yang diberikan kepada anak adalah lebih focus kepada orangtua dengan memberikan penyuluhan yang tepat kepada orangtua bagaimana memperlakukan seorang anak sesuai dengan usia anak tersebut. Misalnya orangtua b isa menjadi pendengar aktif saat ananknya mengalami masalah. Terapi bermain juga bisa diberikan kepada anak untuk mengurangi kecemasan dan rasa tertekan yang ada pada sang anak. Dan membiasakan sang anak untuk tidak mengompol, misalnya diberi jadwal khusus ke anak dalam urusan buang air kecil.

GANGGUAN ELIMINASI (PENYEBAB ENURESIS)

Selain kelemahan fungsi ginjal, faktor psikologis berperan sebagai penyebab utama dalam timbulnya enuresis. Berbagai pola latar belakang psikologis adalah :

1. Ekspresi tidak langsung dari kondisi cemas.

2. Upaya untuk memperlihatkan kebutuhan akan perhatian dan pertolongan orangtua.

3. Hasrat untuk menikmati mekanisme urinasi (keluarnya air seni)

4. Ekspresi dari kemarahan terhadap orangtua yang tidak disadari anak.

5. Salah satu cara mengatasi suatu masalah seksual pada masa remaja karena kecemasan tentang “mimpi basah” pada remaja.

6. Kecenderungan neurotic.

7. Ketidakmatangan biologis dan psikologis.

GANGGUAN ELIMINASI (CONTOH KASUS ENURESIS)

Seorang anak laki-laki bernama Nino yang berusia 9 tahun, tetapi Nino masih mengompol tiap malam hari. Ibunya sudah berkonsultasi ke dokter dan Nino dinyatakan tidak mempunyai masalah dengan ginjalnya,bisa dikatakan ginjal Nino sehat. Sang ibu selalu mengingatkan Nino untuk tidak banyak minum pada sore hari dan buang air kecil sebelum tidur.

Latar belakang Nino adalah anak laki-laki satu-satunya. Nino sulung dari 3 bersaudara. Ayah Nino adalah seorang bersifat keras dan mendisiplin anaknya dengan tinggi. Bila Nino nakal dan tidak menurut, Nino akan dipukul sambil dibentak-bentak. Bila sedang belajar dan Nino tidak bisa mengerjakan soal, ayahnya akan memukul Nino. Nino tidak berani menangis karena apabila menangis ayahnya akan bertambah marah.

Melihat kasus Nino, ia mengalami perasaan tertekan yang disebabkan oleh ayahnya. Dan itu yang memicu terjadinya enuresis. Karena salah satu penyebab enuresis adalah seorang anak merasa tertekan.

Rabu, 02 Juni 2010

GANGGUAN ELIMINASI PENGOBATAN ENCOPRESIS)

PENGOBATAN ENCOPRESIS

Tujuan utama dalam pengobatannya adalah mencegah sembelit. Jadi membersihkan semua kotoran yang ada di usus besar. Mendidik anak juga bisa diterapkan dalam toilet training. Pengobatan yang lain adalah psikoterapi. Psikoterapi dapat digunakan untuk membantu anak mengatasi rasa malu, rasa bersalah dan kehilangan harga diri. Karena seorang anak yang mengalami encopresis beresiko dalam masalah emosional dan sosial. Anak bisa tertekan, anak bisa mendapatkan perlakuan buruk disekolah misalnya anak yang buang air besar di celananya anak diledek oleh temannya. Dan anak menolak untuk bersosialisasi misalnya tidak menghadari acara pesta uang tahun temannya.

GANGGUAN ELIMINASI (PENYEBAB ENCOPRESIS)

Penyebab Encopresis

Penyebab umum yang bersifat jangka panjang dalam encopresis adalah sembelit. Sembelit bisa terjadi karena beberapa alasan seperti stress. Bila anak mengalami sembelit terjadi peregangan di ujung-ujung syaraf di rectum yang menyebabkan anak tidak merasa perlu ke toilet atau anak tidak merasakan ingin buang air besar.

Penyebab lain dari encopresis adalah masalah fisik yang berkaitan dengan kemampuan usus. Peristiwa stress dalam kehidupan anak seperti kedatangan anggota keluarga baru juga dapat menyebabkan terjadinya encopresis. Gagalnya toilet training juga dapat menyebabkan encopresis.

GANGGUAN ELIMINASI (GEJALA ENCOPRESIS)

GEJALA ENCOPRESIS

1. Kehilangan nafsu makan
Anak yang mengalami encopresis mengalami kehilangan nafsu makan. Apabila anak anda kehilangan nafsu makannya, bisa dicurigai anak anda mengalami encopresis.

2. Sakit perut
Sakit perut adalah gejala umum yang diderita setiap orang dalam masalah buang air besar. Tapi apabila anak anda mengalami sakit perut, segeralah periksa penyebabnya.bisa jadi ia menahan untuk buang air besar.

3. Kotoran berair

4. Tidak semangat dalam beraktivitas

5. Menarik diri dengan teman dan keluarga

6. Merahasiakan sesuatu yang berhubungan dengan buang air besar.
Misalnya anak tidak memberitahu kalau sebenarnya ia ingin buang air besar.

GANGGUAN ELIMINASI

Gangguan Eliminasi

Gangguan Eliminasi adalah gangguan yang terjadi pada anak-anak dalam hal pergi ke toilet atau kamar mandi baik buang air besar atau buang air kecil.

Gangguan Eliminasi terbagi menjadi 2, yaitu :

1. Encopresis

Encopresis adalah gangguan dalam hal membuang air besar disembarangan tempat selain toilet, seperti di pakaian atau di lanatai.

2. Enuresis

Enuresis adalah gangguan dalam hal membuang air kecil atau air seni di sembarangan tempat selain toilet. Jenis enuresis yang paling umum terjadi pada malam hari yaitu mengompol.